Semua Manusia Berhasil Memeluk Agama, Tapi Tidak Semua Manusia Berhasil Memeluk Sesama. Aku bukan manusia yang sempurna, aku adalah si Kebot atau Kidal (Kiri dari lahir) yang melakukan segala aktivitas menggunakan tangan kiri. Aku juga bukan manusia yang tampan dan rupawan seperti remaja se usiaku saat ini, aku bukan manusia cerdas seperti mahasiswa se usia ku saat ini. Aku adalah Arya Nur Fauzi yang biasa di panggil Arya Kebot. Merangkul dengan tangan kiri yang melalui budi pekerti dan hati, tidak merangkul dengan tangan kanan yang melalui amarah dan merasa memiliki kebenaran.
"Arya Nur Fauzi adalah WMP Termuda diangkatannya pada tahun 2018. Meskipun di usianya yang masih sangat muda pada waktu itu,dia mampu menunjukkan semangat belajarnya dan mampu mengimplementasikan setiap ilmu yang dia pelajari dan terbukti hingga kini banyak karya karya yang telah dia buat dari ilmu bisnis model canvas yang dia pelajari pada saat pendampingan program Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda (PMKP) pada tahun 2018 dan mampu lolos dan lulus menjadi WMP Kemenpora 2018 juga berkesempatan mendapatkan bantuan permodalan berupa dana hibah sebesar Rp. 15.000.000,- ."
"Pemuda yang sangat aktif dan pantang menyerah. Meski masih berusia di bawah 25 Tahun, dia mampu menemukan ide - ide dan inovasi - inovasi yang luar biasa dan tak terduga.."
"Arya Si Peci Tinggi ini bocah yang luar biasa gila... ide ide nya sangat luar biasa dan tak terduga. Dia satu angkatan dengan saya pada saat Seleksi WMP KEMENPORA RI 2018, meski usianya muda tapi pemikirannya dewasa lalu pengetahuan dan relasinya juga cukup luas dibadingkan dengan pemuda se usianya saat ini."
Saya siap berkolaborasi dengan instansi,akademisi maupun praktisi di bidang kewirausahaan, kepemudaan dan ekonomi syariah. Kita bisa karena kita bersama, kita mampu karena kita bersatu.